Tampilkan postingan dengan label purnama. Tampilkan semua postingan
Aku masih betah memandangi wajahnya yang terlihat teduh. Meskipun jarang kulihat senyum terpendar dari parasnya yang ayu. Beberapa hari belakangan, sejak kedatanganku di kota Balikpapan ini, aku terus saja melihat sosoknya tengah duduk termenung di atas pasir pantai Kemala. Wajahnya yang ditempa oleh sinar bulan makin membuatnya terlihat cantik. Walau tak sedikitpun kulihat seulas senyum tersungging dari bibirnya.
